Traffic Murah? Tidak Lagi Kata Google

Image representing Google as depicted in Crunc...
Image via CrunchBase

Sejak kemunculan SEO 2008 yang notabene hanya berputar pada keaslian dan relevansi backlink dan content, maka sesuai dengan rumor yang bermunculan di internet bahwa algoritma Google akan berubah di tahun 2009 ini, Google akan merubah ranking algoritma sesuai dengan brand. Ini dimaksudkan untuk mengeliminir spam yang bermunculan dengan memanipulasi search engine.

Padahal dengan adanya algoritma Google yang lama, maka banyak pemain pemula yang bisa mendapatkan ranking dengan mudah hanya dengan optimasi dua hal tersebut, backlink dan content.

Sayang pemain dengan low cost dan low resource bakal kesulitan dengan diperkenalkannya aturan baru dalam bermain di kancah perankingan search engine, yaitu adanya perankingan berdasarkan behaviour / tingkah laku pengguna browser. Seperti yang diberitakan di SEOBook.Com, bahwa Google memasukkan elemen universal search ke dalam hasil SERP.

Google juga bakal memasukkan data-data pengguna Google Accounts, Google Analytics, Google AdSense, DoubleClick, Google AdWords, Google Reader, iGoogle, Feedburner, and Youtube ke dalam perangkingan Search Engine. Kesimpulannya: semakin kuat brand Anda, semakin tinggi rangking di Google.

Dengan adanya sistem perankingan baru ini, bisa dipastikan perusahaan-perusahaan besar yang sebelumnya entah kemana di SERP Google (karena lemahnya SEO) bakal muncul dengan ranking yang lebih tinggi. Lucky for them. But not for the rest of us. Sigh.

PS: Bye-bye traffic murah, sekarang musti optimasi brand name ke mana-mana deh. More time to invest, more money and more resource.