Sandbox adalah Istilah yang Menyebalkan

Image representing Google as depicted in Crunc...
Image via CrunchBase

Sudah pernah nih kena google sandbox? Sandbox adalah istilah yang dibuat oleh Google (apa bener ya?) untuk mengerem laju website kita dari keyword yang kompetitif (alasannya website kita meraih popularitas dalam waktu singkat, kasihan kan yang udah tahunan nangkring di rangking SERP google).

Ciri-ciri yang pasti bila terkena gejala sandbox ini adalah hilangnya posting Anda dari SERP Google, hilang entah kemana, traffic drop drastis, situs Anda juga entah kemana dari SERP Google. Yang biasanya situs Anda bisa nangkring di halaman 1, sekarang wah nggak tau kemana kaburnya.

Kalau udah terkena sandbox, apa yang kudu dilakuin? Ada yang bilang beli domain yang udah lama (puluhan tahun) lalu copy semua data ke subdomain domain lawas tadi, gunakan redirect 301 dari domain yang terkena sandbox tersebut ke subdomain domain yang dibeli tadi. Masalahnya teknik ini udah lama ketahuan sama si mbah. Terus terang saya juga nggak menggunakan cara ini karena alasan materi (duit lah, karena kudu beli domain expired yang notabene lebih mahal dibanding domain baru yang bisa dibeli murah, apalagi pake coupon).

Lha, trus apa yang mesti dilakuin? Entahlah, saya juga nggak begitu mengerti hal ini, para master-master SEO sih beranggapan bahwa bila terkena sandbox, nggak tahu kapan keluarnya.

Trik untuk menyembuhkan sandbox sebenarnya nggak ada sih, tapi ada tips untuk menyiasatinya yaitu:

  1. Posting terus lah, anggap bahwa ini cobaan dari si mbah.
  2. Kesempatan bikin blog / situs baru yang selama ini tertunda gara-gara ngurusin website yang terkena sandbox tadi.
  3. Tunggu deh sampe lepas dari sandbox…
Singkat kata, sandbox adalah istilah yang menyebalkan! Enak-enak nangkring diatas eh ditendang hehehe…Mungkin supaya kita inget sama yang dibawah ya 😀