Sampah Anorganik Search Engine Result: Twitter

Image representing Twitter as depicted in Crun...
Image via CrunchBase

Beberapa waktu lalu, twitter menjadi idola di internet karena popularitasnya. Dan karena Google memasukkan twitter ke dalam SERP nya, semakin banyak sampah anorganik (baca: spam) yang mulai bermunculan gara-gara mengeksploitasi Twitter. Istilah kerennya: parasite hosting.

Perlu dicatat, kalau posting-posting di twitter nggak ada yang bermutu dan terlalu banyak informasi bila kita mengikuti banyak orang. Tapi tak bisa dipungkiri, karena berpengaruh terhadap SERP, kenapa Anda tidak mengeksploitasinya juga? Paling tidak untuk beberapa bulan ke depan.

Catatan: Awas kena penalty.

Quadzilla membahasnya dengan sangat gamblang:

There is no reason at all that a twitter.com page should ever be in the SERPs if the query does not include the word “twitter”. Every one of those SERPs is right now of the absolute lowest quality you can find. And is it any surprise? I mean, has anything interesting every been tweeted better than it was stated elsewhere?

Karena Twitter berisi sampah-sampah anorganik yang bertebaran memenuhi web dengan kualitas paling rendah yang pernah Anda temui (hai, apa kabar? saya lagi makan, saya lagi minum, saya lagi di WC, wkwkwk). Weak.

Ngapain gitu twitter bisa masuk halaman #1 SERP bila tidak berisi informasi yang bermanfaat bagi pencari informasi?

Sampah.

Posting Menarik Lainnya:

  1. Jebakan Tikus Search Engine
  2. Google Branded Search – The Future of Google Search?
  3. Twitter Over Capacity Terlama Juni 2010
  4. Cara Mendapatkan Twitter Follower Berkualitas
  5. Google Local Search Update – Domain .Com Tidak Lagi Berjaya?
  6. Sandbox adalah Istilah yang Menyebalkan
  7. Bounce Rate adalah Salah Satu Faktor SEO
  8. Kuantitas atau Kualitas?

2 Responses to “Sampah Anorganik Search Engine Result: Twitter”

  1. mrbambang says:

    hihihi bener juga, kalo isinya ga penting masak sih bisa no 1 serpnya

  2. jemmy says:

    @mrbambang: betul mas, spammer tuh wkwkwk

Leave a Reply