Riset Keyword dengan NicheBot

NicheBotKarena tergiur oleh iming-iming trial version dengan hanya membayar $1 dalam waktu 2 minggu, maka saya memutuskan untuk menjajal kehandalan keyword research yang satu ini.

NicheBot merupakan tool riset keyword yang powerful, dengan menggabungkan beberapa database keyword terkenal seperti WordTracker, KeywordDiscovery, SEMRush, Google, dll.

Berikut ini merupakan laporan saya hari pertama menggunakan NicheBot:

  • Pembayaran dapat dilakukan dengan paypal, proses instan tanpa berbelit-belit langsung mendapatkan akses ke dalam NicheBot (kan cuma $1).
  • Interface NicheBot kurang user friendly, bahkan untuk orang yang sudah mengenal internet seperti saya, masih terlalu membingungkan dan tidak ada step-step baku. Mungkin memang dibuat sefleksibel mungkin sehingga user bisa loncat-loncat antar step yang dibuat.
  • Database keyword yang digunakan ternyata banyak mengambil dari API Google Adwords, Google Trend, Yahoo, WordTracker, KeywordDiscovery, dll. Setelah saya mencoba-coba keyword untuk mendapatkan hasil keyword yang mungkin belum diketahui, ternyata seperti kata teman saya, riset keyword dengan NicheBot hanya memberikan decission support berupa Ratio dan KEI yang notabene sering diberikan oleh tools keyword research yang lebih murah (atau bahkan juga dilakukan secara manual).
  • Riset keyword pesaing dengan SEMRush (masih dalam beta) hanya menyertakan 10 keyword (wah entah kalau paket yang lain) yang juga bisa diakses secara gratis lewat websitenya: SEMRush.Com
  • Trend keyword hanya menggunakan Google Trend sebagai satu-satunya tool untuk mendeteksi trend.
  • Google Cruncher masih kurang akurat mendeteksi keyword dan related keyword.
  • Keyword Basket bisa berisi berbagai hasil keyword dari beberapa database yang dapat dikombinasikan dengan fitur Merge sehingga direkap dan muncul dalam satu kumpulan keyword. Keyword yang tersimpan dapat pula diexport ke CSV dan file txt untuk proses selanjutnya. Bagusnya, Keyword Basket ini akan tetap tersimpan di database dan tidak akan hilang saat login berikutnya.
  • Credit akan cepat habis gara-gara menggunakan tool yang dirasa powerful dan tidak ada pada tool gretongan seperti WordTracker Premium dan Google Keyword Cruncher.

riset keyword dengan nichebot

Kesimpulan sementara:

Untuk ukuran $17+ per bulan (paket termurah), saya rasa tool riset keyword ini kurang dapat diandalkan, karena juga menyertakan tool gratis semacam SEMRush (hanya 10, mungkin bila lebih dari itu sangat bagus).

Tool riset keyword ini yang pastinya bukan untuk pemula, karena statistik database keyword yang berlainan akan membingungkan user yang belum terbiasa memakai keyword research tool (seperti pada fitur keyword basket untuk analisa Normal Organic View, PPC View dan Google View).

Satu-satunya fitur yang cocok untuk pemula hanyalah pada WordTracker Keyword Tools yang mengenalkan term Jackpot. Term Jackpot hanya digunakan untuk menemukan kata kunci baru dengan tingkat kompetitif hampir nol dan beberapa pengunjung dalam satu hari, sangat berguna untuk mengoptimasi website untuk kata kunci yang kurang optimal.

Posting Menarik Lainnya:

  1. Laporan Riset Keyword dengan NicheBot – WordTracker Keywords Tool
  2. Halaman #1 di Google – Sebuah Riset
  3. Analisa Keyword dengan 103Bees – Intro
  4. Jangan Percaya Google Suggest
  5. Jebakan Tikus Search Engine
  6. Cara Mencari Keyword Paling Dicari
  7. Google Makin Genit, Waspadai Keyword Website Anda
  8. Hati-hati Memilih Keyword
  9. Backlink Check dengan LinkScape
  10. Google Hot Trends Memangkas Keyword Dari 100 ke 20

4 Responses to “Riset Keyword dengan NicheBot”

  1. buchin says:

    Hihi.. Wordze emang top, lainnya lewat

  2. facebook says:

    thaks infonya bro

  3. jemmy says:

    @buchin: klo wordze kemahalan wkwkwkwk

  4. mastegar says:

    thx mas infone…

Leave a Reply

Pencarian populer: selingkuh dengan teman