Pentingnya Memisahkan Hosting dan Domain

Day 306 - Anyone Else Feel a Draft?
Image by lintmachine via Flickr

Ini merupakan pelajaran dasar yang paling penting bila mau serius di bisnis internet. Mungkin kamu-kamu dah pernah denger ya soal hosting-hosting yang membuat customernya suspend atau nggak bisa diakses dalam waktu lama gara-gara down. Seperti yang dialami DijaminMurah.com baru-baru ini.

Apa yang terjadi kalau hosting dan domain dijadiin satu dan kita mempercayakannya pada web hosting provider?

Yang pasti kalo hostingnya down, domainnya juga nggak bisa diakses tho. Apalagi klo account kita tersuspend di hosting, wah bisa disandera nih domain kita. Bargaining powernya lemah deh klo kita mempercayakan domain di web hosting. Jangan mudah tergiur sama janji-janji web hosting tentang domain murah. Perasaan harga domain ya segitu-segitu aja ngikut harga dollar.

Misahkan antara Hosting dan Domain gimana?

1. Beli domain bukan di web hosting, melainkan ke domain broker macam godaddy.com dan namecheap.com. Pake Credit Card atau PayPal.
2. Beli hosting dengan milih opsi udah punya domain sendiri.
3. Arahkan nameserver dari dashboard account broker domain ke hosting.
4. Tunggu 1×24 jam buat mengaktifkannya.

Jangan lupa buat update database secara berkala, kalo bisa tiap minggu, tiap hari, atau tiap jam sesuai kebutuhan dengan cronjobs atau kalo yang make WordPress bisa make WP Backup Manager.

Posting Menarik Lainnya:

  1. Beli Domain Murah Di eBay
  2. Membeli Domain dengan Paypal
  3. Susahnya Cari Hosting
  4. Menang Domain .Com di eBay $1.01
  5. Kupon Domain Murah Namecheap $8.81
  6. Fakta Dibalik Hosting Murah
  7. Pindah Hosting WordPress (Lagi)
  8. Sembako Naik, Domain Ikut-Ikutan Naik!
  9. Memilih Nama Domain Untuk Bisnis Anda
  10. Ngetes Performance di Hosting Murah

Leave a Reply