Keberuntungan

keberuntungan

Keberuntungan, tidak seringkali terjadi dan ketika terjadi seringkali kita menyia-nyiakannya karena kita lebih percaya pada faktor internal yang bisa dikontrol daripada faktor eksternal yang diluar kontrol kita yang justru berperan lebih besar ketimbang faktor internal.

Hujan Tidak Pernah Salah

hujan-tidak-pernah-salah

Kenapa hujan tidak pernah salah? Kenapa kita tidak pernah menyalahkan hujan? Mungkin karena kita sudah terkondisi sejak jaman batu emang tidak pernah menganggap hujan adalah suatu bencana. Titik-titik air yang menghiasi bumi ini awalnya adalah yang membuat hidup. Hidup berasal dari air, tentu saja kita secara alamiah akan selalu menghargai air. Air sebagai air minum, mencuci, memasak, mandi, dan lain sebagainya. Kita sudah menganggap bahwa air adalah sahabat, kekasih kita karenanya kita tidak pernah menyalahkan hujan apabila datang banjir, tanah longsor, baju yang nggak kering-kering, talang bocor, atau bahkan tsunami sekalipun.

Lorenzo vs Rossi

lorenzo-vs-rossi

Banyak orang yang mengagumi satu atau dua dari pembalap ini: Lorenzo vs Rossi. Sudah tidak bisa disangkal lagi bahwa Lorenzo yang menang, dan Rossi kalah. Walau di posisi 1 dan 2, tetap saja klo no 1 dinamai pemenang, dan no 2 dinamai pecundang. Tidak ada yang terlahir sebagai pecundang, karenanya kalau sampai ikut balapan, maka label itu akan ada. Di bisnis, tidaklah sama dengan balapan, walau seringkali orang suka membandingkan antara bisnis dengan sport.

Expect the Unexpected

Expect-the-unexpectedBeberapa hari ini saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk berpikir tentang bagaimana melihat segala sesuatunya dengan kacamata yang berbeda, melihatnya dari banyak sisi…bukan cuma satu sisi atau sisi yang menurut saya adalah yang terbaik dan benar. Itu adalah Confirmation Bias, dimana kita menjustifikasi apa yang kita percayai dengan apa yang kita lihat. Dengan kata lain, kita melihat apa yang ingin kita lihat. Padahal, dari berbagai macam fakta, mata tidak dapat dipercaya. Kita bisa melihat benda adalah lurus, tapi sebenernya dari kacamata lain adalah bengkok. Rupanya realita tidak dapat dipercaya hanya dari indera saja, tapi juga dari bagaimana kita memikirkannya.

Free is a Lie

free-energy-lieFree is a lie. Gratisan itu bohong. Barusan ditawari sejumlah fasilitas gratis dari bank. Tapi karena saya nggak percaya dengan barang gratisan, makanya saya tolak halus. Bukan apa-apa, tapi karena cewek yang nelpon jadi kudu halus jaga perasaannya ceileee.