Oalah, Agus Agus!

Anda pasti pernah tahu iklan yang sekarang sedang populer dengan frase “Oalah, Agus Agus!” seperti halnya frase yang dipopulerkan oleh Cinta Laura, “Udah becek, nggak ada ojek”-nya. Tapi kenapa iklan tersebut menjadi hits, bahkan sekarang telah memiliki beberapa versi, padahal iklan yang hanya berdurasi sekitar 30 detik, hanya berisi sedikit kata-kata dari si fenomenal Agus?

Pada edisi gedung putih, Agus diceritakan sedang iseng menelpon gedung putih karena ingin seru-seruan dengan teman-temannya. Saya katakan iseng, karena sangat tidak hati-hati si Agus ini karena tidak memeriksa nomer telepon yang dituju. Lagipula, telepon ke luar negeri lebih murah daripada telepon lokal. Itu klaim iklan tersebut. Entah benar atau tidak, saya sendiri belum mencoba, tapi yang pasti brand iklan ini telah melekat di benak masyarakat Indonesia seperti virus.

Jadi, inti dari iklan tersebut adalah iseng. Kenapa mesti iseng? Benefit iklan yang ingin ditunjukkan, yaitu berupa telepon murah ke luar negeri, secara kreatif ditunjukkan dengan menampilkan tokoh Agus yang ndeso dan iseng. Anda mungkin telah menemukan beberapa iklan yang mengikuti jejak Agus, yang intinya adalah untuk seru-seruan seperti iklan minuman ringan dimana anak-anak SMU sedang ngobrol dengan teman-temannya yang akhirnya disiram air oleh pemilik rumah karena mengganggu.

Mungkin sasaran bidik demografi mereka adalah anak muda. Karena bila membidik pengusaha, mungkin deskripsi si Agus ini berupa pengusaha sukses. Lagipula, pasar anak muda di Indonesia memang sangat besar yang memang biasa ditandai dengan harga yang murah (namun saya sendiri tak tahu apakah ini berarti murahan).

Kesimpulannya: Anda pun bisa menerapkan tokoh Agus sebagai content yang unik, menggigit dan menyentil dengan memberikan cara untuk memanfaatkan suatu layanan tertentu secara iseng, tidak biasa, dan melenceng dari tujuan layanan tersebut. Tidak perlu selalu bijak dan sok dewasa. Keluarkan ide kreatif dari sisi kanak-kanak Anda.

Siapa tahu content Anda nanti bakal nge-hits seperti si Agus atau Cinta Laura?

Nggak ada yang menarik.

4 Responses to “Oalah, Agus Agus!”

  1. Uchan says:

    Haiyah, saya malah mikir yg versi ke-dua (nelp ke Malaysia) ada hubunganya sama konflik RI-Malaysia bro :D

    Jadi orang Indo jailin orang Malaysia gitu wkwkwk

  2. jemmy says:

    @uchan: hehehe intinya sama aja kok mas :D

  3. galihrock says:

    aku punya tmen namanya agus.. orangnya culun gtu deh.. suka tak ledekin.. hwahaha.. oalaaaah… agus.. agus.. :D

  4. [...] radio, atau amati tetangga Anda. Bukan tidak mungkin Anda bisa menemukan ide baru seperti iklan oalah, Agus Agus! yang jadi [...]