Menghindari Surat Cinta dari Hosting

Image representing WordPress as depicted in Cr...
Image via CrunchBase

Your account “xxx.com” is causing high CPU usage in the server. We have checked your account and since you have a WordPress installation, please install the WordPress – Cache plugin to optimize your website and reduce the CPU usage. Please update this ticket once you have installed it.

Pernah dapat email seperti ini? Saya baru saja menerimanya. Ini dikarenakan blog saya memakan resource yang berlebihan di server mereka. Untuk ukuran blog kecil sih saya rasa tidak apa-apa, pengunjungnya aja hanya sedikit :) Tapi begitu dapatkan surat seperti ini, saya rasa Anda harus bertindak cepat bila tidak mau ditendang dari server mereka.

Cara mengatasinya sebenarnya sederhana, Anda tinggal memasang plugin wp-super cache dan melihat apakah ada proses / plugin lain yang sekiranya memakan cpu usage yang tinggi. Lepas plugin yang memakan resource tersebut dan monitor terlebih dahulu efek dari lepasnya plugin tersebut.

Setelah memasang wp-super cache, CPU usage yang mencapai 28 bisa diredam hingga 1,26 saja. Terbukti efektif.

PS: Tapi masih aneh, soalnya yang saya pakai termasuk dalam golongan hosting mahal dan pengunjung masih ukuran semut-semut belum gajah-gajah :D . Jangan-jangan ada apa-apanya…

Update: Ternyata si server lagi maintenance. Si empunya sih bilang begitu.

Posting Menarik Lainnya:

  1. SP2 dari Web Hosting
  2. Mempercepat Loading Blog WordPress: Caching WordPress
  3. 4 Tips Mendapat Harga Murah dari Hosting Mahal
  4. Berkelit dari Performance Jelek WP 2.8+
  5. Pindah Hosting WordPress (Lagi)
  6. Site Speed = Kematian Hosting Murah?
  7. WordPress 2.8.3 Telah Dirilis
  8. Mempercepat Loading Blog dengan Optimasi Apache
  9. Menghindari Duplicate Content
  10. Tips Memilih Web Hosting untuk WordPress

3 Responses to “Menghindari Surat Cinta dari Hosting”

  1. fahry says:

    wah saya kok lom pernah dapat yg kayak gitu ya hehehehe

  2. [...] Anda baru saja memulai bisnis online dan mendapatkan SP1, lalu akhirnya mendapat SP2 (Surat Peringatan) ke dua, apa yang akan Anda lakukan? Ini persis [...]