Kembali ke Sekolah

NEW YORK - APRIL 05:  Starting pitcher Jae Seo...
Image by Getty Images via Daylife

Setelah sekian lama menganut aliran hybrid SEO dengan gabungin semua teknik SEO yang efektif menjadi satu, akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke sekolah. Bukan lagu kembali ke sekolah Sherina tuh, tapi kembali lagi belajar SEO tingkat dasar, seperti on-page, off-page, backlink dan sebagainya.

Menariknya, banyak yang terlewatkan dalam proses pembelajaran SEO saya. Jangan dibandingkan dengan para master yang sudah puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu pengunjung sehari, saya dengan beberapa domain saja udah kewalahan membagi waktu antara satu dengan yang lainnya, maklum saya baru memulai bisnis online ini belum satu tahun, alias masih cupu.

Khususnya hari ini saya belajar tentang dummy blog. Sudah beberapa lama ini saya kurang memperhatikan peranan dummy blog. Saya akhirnya gregetan juga saat beberapa kata kunci yang saya bidik ternyata disalip oleh beberapa pesaing yang memiliki banyak dummy blog dengan artikel yang bener-bener dummy (bodoh) hehehe. Kualitas memang ngaruh, tapi backlink juga kudu turut diperhitungkan.

Dummy blog memang mengkhususkan diri untuk menabur benih tanaman link kembali ke situs utama kita. Keuntungan paling banyak adalah karena kita memegang kontrol penuh terhadap isi, anchor text, dan penempatan kata-kata kunci, berbeda dengan backlink building lainnya yang notabene harus tergantung persetujuan pada orang lain seperti blogwalking, submit directory, dll. Kekurangannya pastinya adalah dibutuhkan banyak waktu untuk mengurus dummy blog ini.

Permasalahan paling utama saya kurang mengoptimasi dummy blog adalah tidak adanya instant gratification alias kepuasan kerja instan. Harus menunggu search engine menandai bahwa link tersebut termasuk dalam backlink. Saya sendiri kurang tahu kapan link yang kita tabur tuai dengan kerja keras terupdate sebagai backlink situs kita.

Sekarang pandangan saya berubah. Dummy blog merupakan satu lagi monster yang masuk dalam daftar musuh dalam selimut yang penting dalam jadwal SEO saya.

Sigh. Gotta work some more extra hours for this.

Posting Menarik Lainnya:

  1. Backlink Check dengan LinkScape
  2. Sandbox adalah Istilah yang Menyebalkan
  3. PBN Sebagai Dummy Blog
  4. Bounce Rate adalah Salah Satu Faktor SEO
  5. Is SEO Profitable? A Case of Study
  6. Larangan Dummy Blog di WordPress.Com
  7. Blogspot Spam Report – Day 1
  8. Poligami dan Poliandri dalam Islam
  9. Laporan Riset Keyword dengan NicheBot – WordTracker Keywords Tool
  10. Riset Keyword dengan NicheBot

5 Responses to “Kembali ke Sekolah”

  1. bayu mukti says:

    backlink is kink

  2. jemmy says:

    @bayumukti: iyo mas :)

  3. Ulum says:

    dummy blog? isinya nggak berkualitas donk? apakah masih berguna buat pembacanya?

  4. penguinkribo says:

    aduh…ternyata SEO itu buaaannnyaaaak bgt ya? kalo di bikin kurikulum abis brapa semster yua?? huaah!! ayo belajar! ajarin saya ya..hehe
    Btw, dummy blog itu apa c? (pertanyaan polos).

  5. jemmy says:

    @penguinkribo: hehehe belum sempet bikin tutorialnya, wong saya juga lagi belajar…jarang banget pake dummy blog sih :P

Leave a Reply