Fakta Dibalik Hosting Murah

Hosting MurahBagi yang suka cari hosting murah, sebaiknya tau fakta dan hati-hati dalam membaca situasi tempat hosting yang tepat buat situs Anda. Hosting yang bagus memang selalu menjadi incaran pebisnis internet yang baru memulai bisnis online, apalagi kalau dibundel dengan harga yang sangat miring.

Fakta dari hosting murah:

  1. Reseller hosting biasanya lebih murah. Ini karena reseller bisa menetapkan harga sendiri untuk paket hosting mereka. Anda dapat melihat apakah situs Anda berada di hosting reseller atau tidak dari dashboard cPanel di hosting Anda, apakah Anda bisa melihat service status server atau tidak. Kalau tidak, ini berarti situs Anda (mungkin) berada di reseller hosting.

    Reseller hosting = hosting murah

  2. Makin panjang rantai reseller, makin murah pula harganya. Biasanya penyedia hosting utama akan berada di satu dedicated server. Nah, penyedia hosting utama ini biasanya juga menawarkan reseller hosting sehingga konsumen bisa mengambil untung dengan membuat hosting baru dengan menyewa space dan cpu dari hosting utama ini. Celakanya, para reseller ini (bila diperbolehkan oleh hosting utama), juga dapat membuat paket reseller! Ini akan memperpanjang rantai reseller hosting. Bila Anda mendapati harga hosting yang dirasa terlalu murah dari rata-rata kompetitor lainnya, waspadalah! Bisa jadi Anda telah dibeli oleh banyak salesman hosting.

    Rantai reseller akan menentukan seberapa mudahnya Anda mendapatkan support, karena bila Anda mengalami kesulitan mengenai hosting, para reseller ini akan menanyakan supervisor resellernya, dan seterusnya sampai pada rantai hosting utama. Akibatnya waktu yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan Anda akan tergantung pada panjangnya rantai reseller ini.

  3. Reseller hosting biasanya menutupi identitas hosting mana mereka mendapatkan layanan hosting mereka. Coba Anda cek sendiri lewat whois dari mana mereka membeli hosting mereka, apakah hosting mereka termasuk yang murahan dan memiliki reputasi yang bagus atau tidak?

    Selidiki dulu sebelum menyesal.

  4. Makin murah makin hancur. Kenapa? Karena bila penyedia hosting menentukan paket berdasarkan profit semata tanpa adanya analisis teknis, maka mereka akan mengorbankan performa server. Pernah tahu hosting yang sering down padahal situs Anda termasuk ringan? Bisa jadi mereka menjejali server hosting dengan terlalu banyak domain. Ini merupakan praktik yang umum dilakukan untuk memperbesar keuntungan hosting. Sebagai informasi, satu dedicated server bisa jadi memiliki ribuan domain, sedangkan satu reseller bisa memiliki puluhan domain. Sebagai contoh, di hostgator harga reseller yang paling murah adalah $24.95. Bila Anda mengambil reseller tersebut dan memiliki 10 klien dengan masing-masing klien membayar $2.5/bulan, maka Anda akan balik modal. Nah, apa jadinya bila Anda memiliki 20 klien dengan harga $2.5/bulan? Benar sekali, untung Anda akan berlipat ganda.

    Makin murah hosting makin sering down. Pakai nalar Anda, apakah harga yang ditawarkan masuk akal atau tidak. Too good to be true? Then it must not be true.

Mohon maaf sebelumnya, saya bukannya mendiskreditkan hosting murah, saya juga pernah memakai hosting murah kok. Saya pernah hampir dua bulan di MWN (sebelum ditendang secara halus) dengan performa yang lumayan, bisa handle high traffic untuk blog WordPress (hosting lain saya kurang tahu, soalnya telanjur sakit hati karena support yang gaptek dan lama). Posting ini dibuat untuk mengedukasi Anda sebagai pengunjung blog ini dengan tips memilih web hosting agar tidak tertipu janji-janji surga yang diberikan oleh pihak hosting. Cukup para politisi kita saja yang memberikan janji-janji, kalau hosting, nggak pake janji deh. Selalu teliti sebelum memilih.