Duluan Mana? Telur atau Ayam?

bbs2006-030.jpg (Dave Taylor, Tris Hussey, Joh...
Image by ~C4Chaos via Flickr

Ini merupakan pertanyaan klasik mengenai duluan mana nih, telur apa ayam? Dua-duanya bisa benar, tergantung dari situasinya. Ini juga berlaku dengan bisnis, kaitannya dengan memulai bisnis online. Apakah optimasi dan SEO akan kita jalankan duluan, atau belakangan setelah semuanya selesai dan tinggal mencari traffic?

Kesalahan bisnis online adalah dengan mengabaikan optimasi yang dipikir dapat dilakukan belakangan setelah semuanya selesai dan selanjutnya hanya mencari traffic. Hal yang terjadi mungkin tidak dapat seperti itu. Sama halnya dengan bisnis offline, Anda pun harus memikirkan optimasi dan SEO sebelum melangkah membuka bisnis online Anda.

Beberapa hal yang perlu Anda pikirkan duluan:

  1. Budget. Ini prioritas nomer satu. Anda harus tahu seberapa banyak modalĀ  yang Anda dapat keluarkan untuk memulai bisnis online.
  2. Space Hosting. Ini berperan penting, terutama bila Anda menggunakan situs dinamis atau CMS semacam WordPress yang tiap hari akan bertambah besar. Untuk website statis mungkin tidak perlu memikirkan hal ini dalam-dalam. Kalkulasi secukup apa kebutuhan space hosting Anda sebelum mulai memasarkan jasa/produk Anda.
  3. Bandwidth. Beda dengan space yang relatif lebih mudah untuk dikalkulasi, bandwidth lebih sedikit banyak memeras pikiran dan memprediksi sampai berapa kemampuan Anda mendatangkan traffic dan ceruk pasar yang Anda tuju. Bila Anda mampu mendatangkan traffic hingga ratusan pengunjung setiap hari, sebaiknya Anda mulai mengkalkulasi prediksi pengunjung Anda sehingga Anda dapat menyesuaikan seberapa bandwidth yang Anda perlukan.
  4. Server Load. Ini biasanya berbanding lurus dengan traffic website Anda. Untuk website dinamis, biasanya server load nya akan lebih tinggi dibandingkan dengan website statis. Segera optimasi script website Anda sedini mungkin untuk mengurangi server load. Ini akan menjauhkan Anda dari Surat Peringatan dari hosting seperti yang saya alami. Bila perlu, sewa programmer untuk mengerjakannya. Optimasi bukan hanya dari segi script website, tapi juga dari aspek akses database. Terdengar asing? Itulah mengapa Anda butuh programmer. Pilih programmer yang mempunyai background optimasi database.
  5. SEO. Miliki plan SEO yang jelas dan terperinci mengenai kegiatan apa yang harus Anda lakukan setiap hari. Untuk awalnya, optimasi website Anda supaya SEO-friendly. Anda bisa menyewa seorang konsultan SEO untuk mengerjakannya. Ini akan memaksimalkan penetrasi kans Anda dalam meraih rangking di search engine secara cepat.

Empat hal diatas (entah apakah Anda sebut telur atau ayam) adalah empat hal terpenting yang selalu saya camkan dalam pikiran setiap kali membuat website baru. Ini bisa menghindarkan Anda dari biaya-biaya yang tidak perlu seperti waktu perpindahan hosting dan kegagalan website untuk diakses.

Hal yang perlu Anda pikirkan belakangan:

  1. ROI (Return on Investment). Sama halnya dengan bisnis offline, ekspektasi Anda harusnya dalam beberapa bulan atau beberapa tahun sesuai dengan besarnya bisnis online Anda.
  2. Traffic. Datangkan traffic belakangan. Buat rumah Anda (website Anda) senyaman mungkin, sehingga tamu betah berkunjung.

Masih belum jelas? Silakan baca-baca artikel saya yang lain atau berlangganan RSS. Tinggal klik tautan diatas blog saya dan masukkan alamat email Anda. Otomatis setiap kali saya update blog ini Anda akan mendapatkan artikel saya di email Anda.

Jadi, duluan mana telur atau ayam? Tergantung. Tapi dalam memulai bisnis online, ke-4 daftar diatas-lah yang harus Anda prioritaskan. Kalau Anda telanjur tidak mengerti SEO dan optimasi website, silakan sewa seorang programmer dan SEO konsultan untuk mengerjakannya untuk Anda.

Do the right thing first, or do the right last and regret it.