Bisnis Paid Review Lesu, Google Membantai Habis PR

Bisnis paid review memang lagi lesu belakangan, malahan saya udah nggak pernah buka akun di broker-broker review tersebut. Salah satu alasannya adalah saya memang jarang dapet job, walau ada blog juga yang punya PR lumayan, tapi nilai job yang kecil bikin males nulis (belakangan malah semakin ngawur honornya). Alasan lain adalah karena Google lagi beringas membantai habis blog yang disinyalir mengeluarkan sinyal-sinyal review.

Cara-cara untuk mempertahankan PageRank memang nggak banyak, karena adanya link keluar dari posting tersebut otomatis akan mempengaruhi PR blog kita sendiri, dan akan mempengaruhi relevansi dan otoritas blog di mata SE, apalagi kalau situs yang kita review tersebut tidak berhubungan atau bahkan tidak relevan dengan situs kita sendiri.

Penalti untuk traffic agaknya tidak, namun saya rasa otoritas lebih mahal daripada iming-iming sejumlah uang “cepat” yang bentar lagi bakalan dihantam Google. Bila Anda salah satu yang cuek dengan masalah PR, silakan deh ambil job-job mahal (macam casino atau drugs) hihihi. Bisnis PTR yang tahun lalu berkembang bak jamur agaknya mulai meredup dan digantikan oleh model-model lainnya semacam link party atau underground backlink market.

Ini dikarenakan paid review mulai terendus oleh ciuman tajam si tante genit, bahkan simbah udah menyiapkan sejumlah jurus untuk menangkal laju perkembangan paid review, seperti teknologi pintar-nya menggantikan algoritma nofollow dan crawling javascript dan flash, behaviour crawling dan link development menyebabkan banyak webmaster minder dan keder. Agaknya beberapa saat lagi paid review akan benar-benar mati.

Cara yang paling aman mungkin adalah lewat underground, alias diem-diem lewat pasar gelap tanpa pihak ketiga seperti gerilya yang sudah lazim dilakukan jaman dulu. Kembali ke ice age mungkin yang paling aman, daripada kehilangan PR.

Ah, banyak pintu buat bisnis kok, nggak usah terlalu terpaku dengan satu pintu saja.