Berkelit dari Performance Jelek WP 2.8+

BerkelitJudulnya aneh bener, berkelit dari performance jelek WP 2.8+. Emangnya mesin CMS terkenal sekelas WordPress punya performa yang ga bagus? Benar sekali. Malahan, dari sejak 2.5 lalu fitur-fitur yang “nggak penting” makin banyak dimasukkan ke dalam versi teranyarnya, semacam Media, Update Core, dll yang bikin code makin nggak efisien. Alhasil, untuk mendapatkan performa seperti dahulu kala, mesti merogoh kocek yang lumayan dalam untuk upgrade hosting.

Untungnya, itu belum terjadi sama saya. Saya masih tetap setia pada yang dulu. Masih belum ada “kemampuan” (baca: duit) dan “kesempatan” (baca: duit juga) untuk meningkatkan paket hosting saya. Belum ada pikiran untuk saya berselingkuh ke lain hati.

Kalo Anda masih belum mudeng juga, baca deh seri optimasi website yang udah saya tulis sebelum-sebelumnya. Optimasinya memang ribet. Lah murah kok minta gampang? Nggak usah protes, jalanin aja. Masih nggak jelas? Baca buku, blogwalking ke situs-situs teknis, pasti Anda dapatkan jawabannya.

Kali ini, versi berkelit saya untuk mengaplikasikan tuning SQL dalam rangka mengoptimalkan kinerja blog WordPress. Pada dasarnya, ini simpel sekali dan mengaplikasikan standar-standar performa MySQL. Anda setidaknya harus memiliki skill sebagai berikut (cari deh referensinya):

  1. Optimasi Basic SQL seperti urutan optimasi kolom sampai dengan optimasi indexing (bah indexing yang paling susah).
  2. Struktur pembuatan dan optimasi tabel. Ini lumayan gampang buat pemula yang baru belajar SQL.
  3. Optimasi kode PHP, seperti optimasi loop dan array. Optimasi loop agak advanced dan agak sulit untuk mencari referensinya.
  4. Kinerja WordPress. Anda harus mengerti seluk beluk jalannya mesin WordPress seperti dimana tempat menaruh plugin, theme, atau bahkan harus membuka dan patch core WordPress.
  5. Sedikit pengetahuan di linux seperti cron dan manajemen file.

Mengenai skill lainnya seperti Security dan administrasi server agaknya kurang begitu relevan untuk tuning SQL, walaupun ada beberapa hal seperti administrasi MySQL dari sisi server, tapi sejauh ini setting default (khusus bagi Anda yang di shared hosting) sudah lumayan memadai.

Sekedar informasi, bila Anda baru memulai, mungkin agak kesulitan mempelajari optimasi indexing di database dan optimasi kode PHP. Tapi seperti DMasiv, Jangan Menyerah donk.

Nah, kalau udah punya semua skill, tinggal ngeracik aja data mining. Dijamin maknyus deh kerja MySQL.

Sekarang Anda pasti mengerti kenapa kok invest di IT mahal :P

Posting Menarik Lainnya:

  1. Tuning SQL Performance untuk WordPress: Data Mining
  2. Ngetes Performance di Hosting Murah
  3. Tuning MySQL
  4. Optimasi MySQL – Table Komentar WordPress
  5. Menghindari Surat Cinta dari Hosting
  6. Mempercepat Query
  7. Tips Optimasi Select Query di MySQL #1

2 Responses to “Berkelit dari Performance Jelek WP 2.8+”

  1. nina says:

    jangan wp coba joomla atau drupal, untuk hostingnya dari sangatmurah.com(10rb/tahun), untuk domainnya dari godaddy.com ( .info 1 usd)semoga membantu

  2. jemmy says:

    joomla dan drupal yang saya tahu beda optimasinya dari segi server

Leave a Reply