Analisa Keyword dengan 103Bees – Intro

103beesHampir dua harian ini saya berkutat dengan analisa keyword khususnya long tail keyword dengan menggunakan 103bees. SEO tidak akan lengkap tanpa adanya analisa keyword yang biasanya dilakukan pada awal posting atau pembuatan website dan secara berkala akan meningkatkan traffic website kita. Layanan analisa long tail dengan 103bees ini mirip dengan Google Analytics, namun tanpa banyak grafis yang memperindah interface.

Saya tidak akan menerangkan mengenai apa itu long tail, silakan Anda cari sendiri di Google (saya belum ada waktu untuk menulis posting mengenai hal ini). Namun secara singkat, bila Anda ingin memasuki pasar tertentu, lebih baik Anda mengejar long tail keyword terlebih dahulu, karena persaingan relatif ringan dan lebih mudah untuk rangking lebih baik di Google.

Ada beberapa keuntungan untuk mengejar long tail:

  1. Lebih mudah ranking di search engine karena persaingan relatif sedikit dan ringan.
  2. Mencari ide baru untuk postingan Anda.
  3. Menganalisa keyword yang masuk ke dalam website Anda, terutama keyword yang datang dari search engine.

Sebenarnya Anda bisa melakukan ini dengan menggunakan tool statistik seperti SiteMeter atau HiStat, namun tool-tool tersebut kurang dapat memberikan gambaran detail mengenai keyword mana saja yang bisa Anda pakai dan mana yang bisa meningkatkan traffic pengunjung website Anda.

103bees menawarkan membership gratis selama 30 hari, setelah itu Anda akan diminta untuk upgrade. Nah inilah mengapa saya mencoba tool ini, karena gratisnya hehehe. Sebenarnya harganya cukup murah untuk ukuran tool analisa keyword, hanya sebesar $19 (unlimited domain tapi dibatasi 100.000 visit) dan $9 (>100.000 visit).

Sekilas, interface 103bees kurang user-friendly, karena kebanyakan hanya tulisan. Tapi ini bisa jadi nilai plus karena simple dan cepat diakses.
103bees interface

Sebagai pemula, 103bees agak susah untuk digunakan karena terlalu banyak istilah-istilah yang membingungkan yang tidak ada di manual (malah tidak ada manualnya) seperti top keyword dan top search term. Bedanya dimana saya juga bingung. Belum lagi mencari long tail keyword yang memang prospek untuk kita garap, harus berputar-putar dahulu ke dalam banyak halaman. Nilai plus ada pada tracking ranking keyword dan long tail graph yang memvisualisasikan gambaran utuh mengenai long tail keywords pada website kita.

Dalam intro ini saya tidak akan membahas penggunaannya, karena saya rasa ini terlalu advanced untuk digunakan oleh pemula, namun sebagai gambaran bahwa long tail bisa menaikkan traffic website kita.

Setelah saya gunakan 103bees ke dalam blog-blog saya, lain seperti halnya dengan NicheBot kemarin yang saya bincangkan, maka saya berkesimpulan bahwa kedua-dua tool ini sama penting dan saling mengisi satu sama lain. 103bees tidak menyertakan search volume dan search result ke dalam keyword analisisnya, sehingga kita harus melihat search volume secara manual.

Dalam eksperimen saya, satu posting menggunakan keyword dari 103bees, saya bisa mendapatkan halaman #1 di Google dan ranking #1 dan mendapatkan traffic! Lain halnya riset keyword dengan NicheBot, dengan 103bees traffic memang telah ada namun belum teroptimasi secara sempurna karena berada di halaman SERP jauh di belakang.

Sayangnya, layanan ini tidak begitu efektif digunakan pada blog-blog baru yang belum memiliki traffic ataupun hanya sedikit mendapatkan traffic dari search engine. Pastinya 103bees bukan untuk pemula.

Posting Menarik Lainnya:

  1. Laporan Riset Keyword dengan NicheBot – WordTracker Keywords Tool
  2. Riset Keyword dengan NicheBot
  3. Jebakan Tikus Search Engine
  4. Bounce Rate adalah Salah Satu Faktor SEO
  5. Cara Mencari Keyword Paling Dicari
  6. Kuantitas atau Kualitas?
  7. Backlink Check dengan LinkScape
  8. Update PR dan Analisa Akhir Tahun 2009
  9. Google Makin Genit, Waspadai Keyword Website Anda
  10. Poligami dan Poliandri dalam Islam

7 Responses to “Analisa Keyword dengan 103Bees – Intro”

  1. fahry says:

    wah mantap, makin dalem aja nih bahasannya, yang dalam2 emang enak :p

  2. buchin says:

    pertamax… keren booook

  3. jemmy says:

    @buchin: wkwkwk gak pertamax :P

  4. adeesign says:

    Artikelnya mantap mas bisa buat tambahan pengetahuan…..
    Thank’s

  5. BL says:

    bisa dicoba deh… tp masih agak mumet :D

  6. Aa abdul says:

    wah analisanya sangat masuk akal. Sy masih tahap belajar cari keyword. Mudah2an makin bagus blogny…

  7. trader says:

    gi mana iya carnya???

Leave a Reply

Pencarian populer: selingkuh dengan teman